Rabu, 24 Desember 2025

akhiri 2025 dengan lomba-lomba

 







Festival Akhir Tahun Pondok Pesantren Darul Muqorrobin Kendal 2025: Wadah Prestasi dan Aktualisasi Potensi Santri


Pondok Pesantren Darul Muqorrobin Kendal menggelar Festival Akhir Tahun Santri 2025 yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 23 hingga 31 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang sarat nilai edukatif, kompetitif, dan spiritual, sekaligus sebagai ruang ekspresi dan pengembangan bakat para santri.


Mengusung tema “Mewujudkan Santri Berprestasi dengan Menggali Potensi Diri yang Berakhlakul Karimah”, festival ini dirancang untuk menyeimbangkan antara penguatan keilmuan, pembinaan akhlak, serta pengembangan minat dan bakat santri di berbagai bidang.


Beragam perlombaan digelar untuk mengakomodasi potensi santri, baik dalam ranah keilmuan keislaman, kebahasaan, seni, maupun olahraga. Di bidang keagamaan dan akademik, festival ini menghadirkan Lomba Kreasi Nadhom, Musabaqoh Qira’atul Kutub (MQK), Lomba Tartil Al-Qur’an, serta Lomba Pidato Bahasa Arab. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tradisi keilmuan pesantren, meningkatkan kemampuan literasi kitab kuning, serta melatih keberanian dan kefasihan santri dalam berbahasa Arab.


Sementara itu, pada bidang olahraga, para santri turut berkompetisi dalam Lomba Badminton, Lomba Voli, dan Lomba Futsal. Perlombaan olahraga ini tidak hanya mengedepankan semangat kompetisi, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan kebugaran jasmani sebagai bagian dari pembinaan karakter santri.


Festival akhir tahun ini disambut dengan antusias oleh seluruh santri. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah antar santri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melatih mental juang dalam suasana yang sehat dan penuh kebersamaan.


Melalui Festival Akhir Tahun Santri 2025, Pondok Pesantren Darul Muqorrobin Kendal menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kokoh dalam akhlakul karimah. Diharapkan, nilai-nilai yang tertanam selama kegiatan ini dapat menjadi bekal santri dalam menapaki masa depan, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat luas.

DEA MASUK BERITA, INSPIRATIF KATANYA

Ini ceritaku. awalnya aku memiliki teman baru bernama fani dari komunitas baru kendal book circle. dari situ, kita saling berkirip pesan via...