Rabu, 21 Maret 2018

HAPPY MONDAY

Teras sekolah kami selalu bersih. halaman sekolah terlihat asri. sekolah mempunyai 2 taman. yaitu taman samping masjid dan taman besar. disana, anak-anak membaca dan bersenda gurau bersama-sama kawannya. hari ahad menjadi hari kemerdekaan dan hari pelepasan rindu. didatangi orangtua adalah harapan mereka. makan makanan dengan menu istimewa itu mimpi mereka. pengisian kembali kantong uang saku itu yang mereka mau. lalu terkadang menghirup udara di luar sana bersama keluarga juga. hari ahad adalah har bebas mereka. bebas disini bukan berarti boleh membawa hp/ memegangnya. bebas disini biasanya dimanfaatkan mereka untuk mengistirahatkan otot dan otak mereka setelah sekolah 6 hari full dengan kegiatan-kegiatan yang pastinya sangat bermanfaat bagi mereka.

Curhatan Tengah malam


jam menunjukkan pukul 1.29 am. aku masih menenangkan pikiranku dengan tidur di lantai bawah meja rapat kantorku. aku meminta tolong anak didikku untuk menggantikanku mengetik karya-karya santri/wati darul muqorrobin yang akan ikut lomba nulis online baik puisi, cerpen, maupun surat. tiba-tiba seseorang masuk dan marah-marah semarah langit saat itu. hujan yang turun sangat deras sederas air mata yang keluar dari seorang anak karena kehilangan ibunya. "sebenarnya kalian jaga atau tidur? kenapa saya datang tidak ada yang membukakan gerbang? sekarang kalian baca istighfar sampai saatnya kalian tertidur." dari bawah meja aku pun terbangun lalu kuintip perlahan. seorang berpawakan gagah mengenakan kaos kuning sedang mengutarakan kekecewaannya tanpa dilandasi sebuah pertanyaan halus atau pencarian kebenaran kenyataan hidup. santri-santri itupun hanya dapat diam. karena adabnya, kalau dimarahin tidak boleh menjawab apalagi membantah kasar. ketika sosok berwibawa itu keluar, aku pun bangkit lalu bertanya kronologi kejadiannya. ternyata sebenarnya malam ini bukan waktunya mereka untuk jaga. namun, karena jiwa mengabdi yang sudah terpatri dalam hati dan rasa cinta almamater tlah menancap dalam dada membuat mereka ikhlas menjaga malam. biarlah cerita ini berlalu bersama habis air hujan di sepertiga malam ini.

NB:gambar hanya pemanis. Beliau pak sawali adalah guru sekaligus penulis. Karya beliau berjudul topeng telah aku baca. Cerpen-cerpen beliau yang berbau mitos dan mistis serta cerita rakyat asli yang kental.

DEA MASUK BERITA, INSPIRATIF KATANYA

Ini ceritaku. awalnya aku memiliki teman baru bernama fani dari komunitas baru kendal book circle. dari situ, kita saling berkirip pesan via...