, Kendal 17 Januari 2026 berte
mpat di Masjid Al Munawar Pondok Pesantren Darul Muqorrobin meskipun jalanan sekitar kota Kendal dikepung oleh banjir di beberapa daerah termasuk sekitar Pondok Pesantren Darul Muqorrobin namun peringatan acara Isra Mi'raj tahun 1447 Hijriyah Pondok Pesantren Darul Muqorrobin berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan apapun. Acara dimulai pada pukul 08.30. Tim hadroh Darul Muqorrobin mengisi pra acara Isra Mi'raj tahun 1447 Hijriyah kali ini dilanjutkan dengan acara yang dibuka oleh MC yaitu Najwa Archita Zahra dan alika himmatul A. kelas 12 madrasah aliyah Darul Muqorrobin. Bacaan al faatihah bersama diharapkan dapat menambah kelancaran acara demi acara dari awal hingga akhir. Lantunan bacaan Alquran dari Ananda Ahmad Baihaki santri asal batang menggetarkan hati para pendengarnya.
Acara ini diperingati setiap tahun di ponpes darul Muqorrobin dan dihadiri oleh seluruh civitas mulai dari ketua yayasan ponpes darul Muqorrobin, Ummunaa Syarifah fauziah, S. Pd. I binta Ali Al Munawwar dan pengasuh pondok pesantren Abuya Al Habib firdaus bin masyhur Al munawwar hingga seluruh ustadz - ustadzah baik di reguler maupun madrasah diniyyah.
Dalam sambutannya, Habib Syarif Sultan Husein selalu penanggungjawab kema'hadan mengatakan bahwa acara ini bukan sekedar seremonial belaka namun kita manfaatkan sebagai wadah refleksi perjalanan istimewa nabiyyunaa Muhammad SAW.
Acara semakin syahdu kala bacaan maulid simtudduror dan sholawat disenandungkan bersama-sama. Mereka mengharapkan syafaat nabi Muhammad SAW dari acara ini, khususnya saat mahalul qiyam.
Abuya Al Habib Muhammad Firdaus bin Masyhur Al Munawwar menyampaikan banyak hal penting dalam mauidhotul hasanahnya berkenaan dengan peringatan isro miroj nabi Muhammad SAW kali ini.
"Peringatan ini akan diulang-ulang sampai kiamat insya Allah. Namun kejadian istimewa ISRO wa Mi'roj itu tidak akan terulang untuk kedua kalinya".
Abuya, sapaan akrab beliau juga memberikan motivasi-motivasi kepada santri-santriwati ponpes Darul Muqorrobin supaya semangat dan bermental baja. Sebab mengapa? Untuk menjadi orang hebat atau orang besar tidaklah mudah. Berkaca dari perjuangan dakwah Rasulullah SAW, kita harus prihatin, tirakat, dan sabar. Menutup mauidhotul hasanah, beliau mengajak para hadirin untuk berdoa agar santri-santriwati darul Muqorrobin menjadi putra-putri yang sholih dan sholihah. Beliau juga tak lupa mendoakan bersama agar ustadz-ustadzah diberikan kehidupan yang penuh berkah. Aamiin.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar