Rabu, 09 April 2025

Hanya secuil kisah PPG




 Ppg kemenag 2025 sdh berjalan sebulan. Tak terasa semua mahasiswa sudah mengerjakan separuh dari tugas yang dibebankan agar dapat memiliki gelar Gr. Sebagai guru profesional. Banyak kisah perjuangan yang aku pengen tuliskan satu orang satu cerpen. Tapi sepertinya aku tak mampu, lebih tepatnya tak mampu membagi waktu. Di saat yang lain semangat,aku kendor. Ya begitulah lika-liku menulis. Kembali ke kisah perjuangan.  Ada yang berjuang menabung untuk membeli laptop, ada yang minjam uang sana-sini demi terpenuhinya persyaratan ppg, minimally sampai 5juta. Ada yang sakit masuk IGD. Ada yang meninggal. Ada yang baru saja ditinggal orangtuanya. Ada yang baru saja melahirkan. Ada yang baru sebuan PPG suaminya masuk unit gawat darurat, ada yang harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan sinyal internet yang stabil dan kuat. Ada pula yang bercerita kepadaku, saat mengerjakan pretest tetiba listrik mati dan pemadamanny hingga 2 hari. Ada juga yang menyedihkan tapi lucu, begadang semalaman numpang wifi tetangga sampai tarhim di bulan ramadhan dan dia gatal-gatal semua gegara digigit nyamuk. Masya Allah tabarokallah. Semoga semuanya lulus ya. Ah ingat. Ada yang belum bisa melengkapi administrasi pembelajaran karena nunggu ttd kepala yanh mana kepala madrasahnya sudah mudik pulang kampung duluan. Ada-ada saja pokoknya cerita hidup dan perjuangan bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

selasa membara 7 april 2026

 allahumma yaa kaafiyal balaa', ikfinal balaa' qobla nuzuulihi minassamaa'. ya allah y Allah ya Allah . dapat buku dan kaos give...