PENILAIAN AKHIR TAHUN
TAHUN PELAJARAN 2020/2021
Mata Pelajaran :
Ilmu Tafsir
Kelas :
X ( Sepuluh )
Hari/Tanggal :
Selasa, 15 Juni 2021
Waktu :10.30
– 12.00 ( 120 Menit )
|
PETUNJUK
UMUM : 1. Tulislah lebih dulu nama, kelas dan nomor
Ujian Anda pada lembar jawaban yang tersedia. 2. Bacalah tiap-tiap soal dengan baik sebelum
Anda kerjakan. 3. Kerjakan lebih dahulu soal yang Anda anggap
paling mudah. 4. Semua jawaban ditulis pada lembar jawaban
yang tersedia. 5. Lembaran soal tidak boleh dicorat-coret/ditulisi. 6. Laporkan kepada pengawas kalau terdapat
tulisan yang kurang jelas atau ada yang rusak. 7. Periksalah pekerjaan Anda baik-baik sebelum
Anda serahkan kepada Pengawas. |
A.
Berilah
tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D, atau E di lembar jawab yang tersedia!
1. Dalam al-Qur`an kata tafsir terulang sebanyak satu kali, yaitu
pada:
A.
QS. Al-Furqān [25]: 33
B.
QS. Al-Furqān [25]: 31
C.
QS. Al-Furqān [25]: 34
D.
QS. Al-Furqān [25]: 35
E.
QS. Al-Furqān [25]: 37
2. Menurut az-Zarkasyi, pengertian tafsir secara istilah adalah ….
A.
Pengetahuan untuk
memahami kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw., dengan
menjelaskan makna-maknanya, mengeluarkan atau menggali hukum-hukum dan
hikmahhikmahnya.
B.
Pengetahuan yang membahas
maksud-maksud Allah yang terkandung dalam al-Qur`an sesuai dengan kemampuan
manusia, maka dia mencukupkan pengetahuan untuk memahami makna dan penjelasan
dari maksud Allah itu.
C.
Menjelaskan ayat-ayat
al-Qur`an sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah Swt., sehingga yang kurang
jelas menjadi jelas, yang samar menjadi tidak samar, yang sulit dipahami
menjadi mudah dipahami dan yang merupakan rahasia menjadi tidak rahasia lagi, sesuai
ukuran kemampuan manusia.
D.
Men-syaraḥ-kan lafal yang sukar dipahami pendengar dengan uraian yang menjelaskan
maksudnya.
E.
Ilmu yang membahas
al-Qur`an al-Karim dari segi pemahaman maknanya sesuai yang dikehendaki Allah
Swt. menurut kadar kemampuan manusia.
3.
Takwil secara etimologi
adalah ....
A.
Memalingkan.
B.
Penjelasan
C.
Pengungkapan
D.
Menjabarkan
E.
Menyingkap
4.
Berikut adalah syarat
menerjemah ....
A.
penerjemah mengetahui
pola kalimat dan ciri khas kedua bahasa
B.
terjemahan harus
menggunakan bahasa yang populer di masyarakat
C.
penerjemah harus seorang
yang ahli dalam berbagai disiplin ilmu
D.
terjemahan harus benar
sesuai kaidah dan bahasa
E.
bahasa pertama harus
melekat pada bahasa terjemah
5.
Berikut bukanlah manfaat
mempelajari Ilmu tafsir ....
A.
mengetahui makna
kata-kata dalam al-qur`an
B.
menjelaskan maksud setiap
ayat
C.
mengetahui berbagai
kitab-kitab tafsir yang beredar di masyarakat
D.
menyingkap hukum dan
hikmah yang dikandung al-qur`an
E.
menyampaikan pembaca
kepada maksud yang diinginkan oleh allah swt, agar memperoleh kebahagiaan di
dunia dan akhirat.
6. Berikut adalah perbedaan antara Ilmu tafsir dengan Tafsir ....
A.
perbedaan dari segi
produknya
B.
perbedaan dari segi
mufasir-nya
C.
perbedaan dari segi
proses penafsirannya
D.
perbedaan dari segi
metode menafsirkannya
E.
perbedaan dari daerah
mufassir-nya
7. Berikut adalah karakteristik penafsiran Nabi Muhammad Saw.:
A.
Menafsirkan al-Qur`an
dengan al-Qur`an
B.
Menafsirkan al-Qur`an
dengan ra`yu
C.
Menafsirkan al-Qur`an
dengan isrā`īliyyāt
D.
Menafsirkan al-Qur`an
dengan ijmā’
E.
Menafsirkan al-Qur`an
dengan meminta pendapat dari Sahabat
8. Penafsiran al-Qur`an pada masa Sahabat mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut, kecuali.
A. tafsir al-qur`an sama sekali belum dibukukan
B. mereka tidak menafsirkan al-qur`an secara keseluruhan
C. penafsiran lebih menekankan pada al-ma’na al-ijmālī
D. penafsiran secara menyeluruh
E. membatasi diri pada penjelasan makna-makna lughah (bahasa)
9. Berikut bukanlah
termasuk sumber penafsiran pada masa Tābi’īn adalah....
A.
Al-Qur`an al-Karim
B.
Hadis Nabi Muhammad Saw..
C.
Pendapat Sahabat
D.
Isra’iliyat
E.
Qiyās
10. Penafsiran pada masa tadwīn di
mulai sejak. . .
A.
awal kekhalifahan bani
Umaiyah
B.
akhir kekhalifahan bani
Abbasiyah
C.
akhir masa umaiyah dan
awal masa Abbasiyah
D.
masa tābi’īn
E.
pada masa Mutaqaddimin
11. Berikut adalah madrasah tafsir yang muncul pada masa tabi’in
....
A.
Madrasah Kufah
B.
Madrasah Syams
C.
Madrasah Furs
D.
Madrasah Yaman
E.
Madrasah Isbania
12. Di kalangan Sahabat terdapat perbedaan pendapat dalam memahami
kandungan al-Qur`an, penyebabnya adalah hal-hal berikut, kecuali....
A.
perbedaan tingkat
kemampuanandan pengalaman
B.
perbedaan pengetahuan
tentang bahasa arab
C.
sering tidaknya bersama
rasulullah saw..
D.
sering tidaknya berperang
bersama rasulullah saw..
E.
perbedaan pengetahuan dan
pengalaman tentang adat istiadat pada masa jahiliyah
13. Berikut adalah Sahabat mendapatkan doa dari Nabi Muhammad Saw.
dalam menafsirkan al-Qur`an adalah ....
A.
Ibn Abbas
B.
Ibn Mas’ud
C.
Abdullah bin ‘Amr bin ‘As
D.
Abdullah bin Jabir
E.
Abdullah bin Zubair
14. Berita isrā’īliyyāt mulai masuk dengan pesat
pada tafsir sehingga menjadi sebuah ciri tafsir adalah dapat dijumpai pada
tafsir masa. . .
A.
Sahabat
B.
Tābi’īn
C.
Tadwīn
D.
Umaiyah
E.
Abbasiyah
15. Pelopor madrasah tafsir di Iraq adalah ....
A. Ibn ‘Abbās
B. Ubai bin Ka’ab
C. Abdullah bin Mas’ūd
D. Abu Musa al-Asy’ari
E. Amr bin al-As
16. Penulisan tafsir yang mulai mencampuradukkan antara pemahaman
rasional dan tafsīr ma’ṡūr
terjadi pada ....
A.
Masa Nabi
B.
Masa Sahabat
C.
Masa Tabi’in
D.
Masa tadwīn
E.
Masa Setelah masa tadwīn
17.
Secara etimologi, asbābun nuzūl artinya …
A.
sebab-sebab yang
menjelaskan terjadinya sesuatu.
B.
sebab-sebab yang
melatarbelakangi turunnya ayat al-qur’an terhadap peristiwa di masa nabi
muhammad saw..
C.
sebab-sebab yang melatar
belakangi terjadinya sesuatu.
D.
sebab-sebab yang melatar
belakangi terjadinya sebuah dalil.
E.
sebab-sebab yang
menjelaskan ayat.
18.
“Sesuatu yang turun satu
ayat atau beberapa ayat yang berbicara tentangnya (sesuatu itu) atau
menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum yang terjadi pada waktu terjadinya peristiwa tersebut.”
Definisi asbābun nuzūl berikut merupakan
pendapat dari…
A.
Ali as-Sābūnī
B.
Shubhi Shalih
C.
Az-Zarqānī
D.
Mannā’ Khalīl Qatṭṭān
E.
Al-Maliki
19.
Definisi asbābun nuzūl di
bawah ini adalah pendapat dari .... “Sesuatu yang menyebabkan diturunkannya
al-Qur`an berkenaan dengan keadaan al-Qur`an ketika ia turun, seperti (karena
disebabkan) adanya sebuah peristiwa atau adanya pertanyaan.”
A.
Ali as-Sābūnī
B.
Shubhi Shalih
C.
Az-Zarqānī
D.
Mannā’ Khalīl Qatṭṭān
E.
Al-Maliki
20.
“Untuk mengetahui tafsir
suatu ayat al-Qur`an tidak mungkin tanpa mengetaui latar belakang peristiwa dan
kejadian tentang penurunannya”. Pernyataan di atas adalah pendapat dari..
A.
Imam al-Wahidi
B.
Imam al-Maliki
C.
Imam Hambali
D.
Ibnu Daqiqul ‘id
E.
Ibnu Taimiyah
21.
“Keterangan tentang
kejadian turunnya ayat merupakan cara yang kuat untuk memahami makna ayat
al-Qur`an” Pernyataan di atas adalah pendapat dari...
A. Imam al-Wahidi
B. Imam al-Maliki
C. Imam Hambali X
D. Ibnu Daqīqul ’īd
E. Ibnu Taimiyah
22.
“Mengetahui asbābun nuzūl ayat, menolong kita memahami makna ayat, karena mengetahui
kejadian turunnya itu memberikan dasar untuk mengetahui penyebabnya”.
Pernyataan diatas adalah pendapat dari..
A. Imam al-Wahidi
B. Imam al-Maliki
C. Hambali
D. Ibn Daqīqul ’īd
E. Ibnu Taimiyah
23. Berikut yang bukan merupakan faedah dari mengetahui asbābun nuzūl adalah ....
A.
Memberi petunjuk tentang
hikmah yang dikehendaki Allah atas apa yang telah ditetapkan hukumnya.
B.
Memberi petunjuk tentang
adanya ayat-ayat tertentu yang memiliki kekhususan hukum tertentu.
C.
Merupakan cara yang efisien untuk memahami makna yang terkandung
dalam alQur`an.
D.
Menghindari keraguan
tentang ketentuan pembatasan (al-Ḥasyr) yang terdapat dalam al-Qur`an.
E.
Memudahkan menafsirkan
kalimat-kalimat yang muhkamat
24. Permulaan QS. Al-Ḥadīd [57]:1 dengan penutupan QS. Al-Wāqi’ah
[56]: 96 memiliki relevensi yang jelas,
yakni keserasian dan hubungan dengan…
A.
manusia
B.
Allah
C.
tahmid
D.
tasbih
E.
alam
25.
Secara etimologi kata munāsabah sering dipakai dalam tiga pengertian. Kata ini dipakai dengan
makna…
A. Musyākalah atau munāsabah
B. Muqārabah atau muhādaṡah
C. Muqārabah atau Muwāḥidah
D. Musyākalah atau Muqārabah
E. Muhādaṡah atau Musyākalah
26. Kata munāsabah juga diartikan dengan an-nasīb yang berarti…
A. kerabat atau sanak keluarga
B. keluarga atau saudara
C. anak atau kakak
D. kerabat dan orang tua
E. kerabat atau saudara
27. “Usaha pemikiran manusia untuk menggali rahasia hubungan antara
ayat-ayat atau surat yang dapat diterima oleh akal”. Pendapat tersebut
merupakan pengertian munāsabah menurut..
A. Adz-Dzahabi
B. Abu Bakar
C. Al-Ansari
D. Az-Zarkasyi
E. Ibnu Taimiyah
28. Contoh lain dari munāsabah antar
surat adalah tampak dari munāsabah antara surat al-Fātiḥah dengan surat al-Baqarah keduanya menggambarkan hubungan
antara…
A. QS. al-Baqarah merinci
isi QS. al-Fātiḥah
B. menjelaskan metode interaksi antara hamba dengan Tuhannya
C. dalil-dalil yang nyata tentang amaliah lahiriah dan ruhaniyah
seorang hamba
D. al-Qur`an saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya
E. dalil dengan keterangan terjemah
29. Di bawah adalah bentuk-bentuk munāsabah dalam
al-Qur`an, kecuali..
A. hubungan ayat dengan ayat berikutnya
B. hubungan kata demi kata dalam satu ayat
C. hubungan mukaddimah satu surat dengan surat berikutnya
D. hubungan penutupan satu surat dengan mukaddimah surat berikutnya
E. hubungan antar ayat dengan damir yang sama
30. Bentuk munāsabah antara permulaan QS. Al-Ḥ adīd [57] : 1 dengan penutupan QS. Al
Wāqi’ah [56] : 96 adalah ....
A. Hubungan kata demi kata dalam satu ayat
B. Hubungan antara kandungan ayat dengan fāṣilah (penutup ayat)
C. Hubungan ayat dengan ayat berikutnya
D. Hubungan mukadimah satu surat dengan surat berikutnya
E. Hubungan penutup satu surat dengan mukaddimah surat berikutnya
31. Bentuk munāsabah dalam QS. al-Gāsyiyah [88] : 17-20 adalah ....
A. Hubungan kata demi kata dalam satu ayat
B. Hubungan antara kandungan ayat dengan fāṣilah (penutup ayat)
C. Hubungan ayat dengan ayat berikutnya
D. Hubungan mukadimah satu surat dengan surat berikutnya
E. Hubungan penutup satu surat dengan mukaddimah surat berikutnya
32. Di antara manfaat mempelajari ilmu munāsabah ialah adalah ....
A.
Hanya dengan ilmu munāsabah dapat menafsirkan ayat-ayat
al-Qur`an
B.
Dapat mengetahui
permasalahan yang terjadi saat turunnya suatu ayat
C.
Dapat mengetahui
perkembangan pemahaman terhadap al-Qur`an
D.
Dapat mengetahui
ketinggian (keindahan) bahasa al-Qur’an
E.
Dapat mengetahui
perubahan letak ayat yang mempunyai tema yang sama
33.
Berikut ini adalah
persamaan pengertian naskh secara etimologi yaitu:
A. Al-Tabdīl
B. At-Tafsīr
C. At-Taṣrīf
D. Al-Taqrīb
E. At-Targīb
34. Pengertian naskh secara terminologi adalah ....
A. Memperbaiki hukum syar’i dengan dalil hukum syar’i yang lebih
baik
B. Menambah hukum syar’i yang telah ada dengan dalil hukum syar’i
yang lebih baik
C. Mengangkat hukum syar‘i dengan dalil hukum syar‘i yang lain
D. Mencontoh hukum syar’i yang tidak sesuai dengan masanya dengan
dalil hukum syar’i yang lebih baik
E. Memberikan hukum syar’i yang ada dengan dalil hukum syar’i yang
lebih baik
35. Sumber dalil syar’i yang masuk aspek pembahasan naskh dan mansūkh adalah ....
A. al-Qur`an dan Ijtihad
B. Sunnah dan Qaul Sahabat
C. Ijma’ dan Ijtihad
D. al-Qur`an dan Sunnah
E. Ijma’ dan Sunnah
36. Berikut ini adalah bentuk-bentuk naskh dalam al-Qur`an ....
A. penghapusan terhadap hukum (ḥukm) dan bacaan (tilāwah) secara bersamaan
B. penetapan terhadap hukumnya saja sedangkan bacaanya tetap ada
C. perbaikan terhadap bacaan saja, sedangkan hukumnya tetap berlaku
D. perubahan terhadap hukum (ḥukm) dan
bacaan (tilāwah) secara bersamaan
E. perubahan terhadap bacaan saja, sedangkan hukumnya tetap berlaku
37. Berikut adalah ciri-ciri dari naṣ yang
tidak dapat di naskh....
A. Naṣh yang berisi hukum-hukum yang tidak berubah oleh perubahan
keadaan manusia, baik atau buruk, atau dalam situasi apapun
B. Naṣh yang mencakup hukum-hukum kehidupan manusia
C. Naṣh yang mencakup hukum-hukum aktivitas sehari
D. Naṣh yang mencakup hukum-hukum masa yang sedang terjadi
E. Naṣh yang mencakup hukum-hukum umat beragama
38. Bukan termasuk syarat naṣh-naṣh yang dapat di-naskh....
A. hukum yang mānsukh
tidak menunjukkan berlaku abadi
B. hukum yang mānsukh
bukan suatu hukum yang disepakati oleh akal sehat tentang baik dan buruknya
C. haruslah ayat nāsikh yang
datang kemudian dari mansūkh
D. keadaan kedua naṣ
tersebut sangat bertentangan dan tidak dapat dikompromikan
E. naṣh yang menunjukkan
kejadian atau berita yang telah terjadi pada masa lampau.
39. Di antara ciri ayat yang tidak dapat di-naskh ....
A. hukum yang mānsukh tidak menunjukkan
berlaku abadi.
B. hukum yang mānsukh bukan suatu hukum yang
disepakati oleh akal sehat tentang baik dan buruknya.
C. haruslah ayat nāsikh yang
datang kemudian dari mansūkh keadaan kedua naṣh tersebut sangat
bertentangan dan tidak dapat dikompromikan.
D. ayat-ayat yang menjelaskan tentang kepercayaan kepada allah,
rasul, kitab suci, hari akhirat, dan yang menyangkut pada pokokpokok akidah dan
ibadah lainnya.
E. ayat-ayat tentang kemaslahatan masyarakat secara umum.
40.
Berikut adalah diantara
macam-macam naskh, yaitu ....
A.
Naskh al-Qur’an dengan Sunnah
B.
Naskh sunnah dengan ijma’
C.
Naskh sunnah dengan qiyas
D.
Naskh sunnah dengan qaul Sabahat
E.
Naskh sunnah dengan ijtihad
B.
Jawablah pertanyaan
berikut dengan benar!
41. Apakah pengertian tafsir, takwil, terjemah dan ilmu tafsir?
42. Sebutkan perbedaan antara tafsir dengan ilmu tafsir!
43. Bagaimanakah pengertian munāsabah secara
terminologis menurut Az-Zarkasyi?
44. Apakah pengertian nāsikh secara
bahasa dan secara istilah? Jelaskan!
45. Ada berapakah macam-macam naskh? Sebutkan dan Jelaskan!

PENILAIAN AKHIR TAHUN
TAHUN PELAJARAN 2020/2021
Mata Pelajaran :
Ilmu Tafsir
Kelas :
XI ( Sebelas )
Hari/Tanggal :
Selasa, 15 Juni 2021
Waktu :10.30
– 12.00 ( 120 Menit )
|
PETUNJUK
UMUM : 1.
Tulislah
lebih dulu nama, kelas dan nomor Ujian Anda pada lembar jawaban yang
tersedia. 2.
Bacalah
tiap-tiap soal dengan baik sebelum Anda kerjakan. 3.
Kerjakan
lebih dahulu soal yang Anda anggap paling mudah. 4.
Semua
jawaban ditulis pada lembar jawaban yang tersedia. 5.
Lembaran
soal tidak boleh dicorat-coret/ditulisi. 6.
Laporkan
kepada pengawas kalau terdapat tulisan yang kurang jelas atau ada yang rusak. 7.
Periksalah
pekerjaan Anda baik-baik sebelum Anda serahkan kepada Pengawas. |
A.
Jawablah pertanyaan
berikut dengan benar!
1.
Jelaskan
yang di maksud dari sumber penafsiran Al-Quran!
2.
Sebutkan
sumber penafsiran !
3.
Apa
yang kalian pahami dengan Tafsir bi al-ma’tsur ?
4.
Sebutkan
2 Contoh kitab tafsir bil ma’tsur !
5.
Apa
yang kalian pahami dengan Tafsir bi al-ra’yi al-mahmud ?
6.
Bagaimana
hukum tafsir bi al-ra’yi al-Mahmud ?
7.
Sebuatkan
2syarat diterimanya tafsir bi al-ra’yi al-Mahmud !
8.
Apa
yang kalian pahami tafsir bi al-ra’yi
al-Madzmum ?
9.
Bagaimana
Hukum Tafsir bi al-ra’yi al-Madzmum ?
10.
Sebutkan
2 Kelebihan Tafsir bi Al-Ra’yi !
11.
Sebutakan
satu contoh
kitab tafsir bi Ar-Ra’yi !
12.
Apa yang kalian pahami tentang Tafsir Ijmali ?
13.
Sebutkan 2 contoh Tafsir Ijmali !
14.
Apa yang kalian pahami tentang Tafsir Tahlili ?
15.
Sebutkan 2 contoh Tafsir Tahlili !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar