Senin, 21 April 2025

PUISI LOMBA

 




Berikut ini adalah puisi-puisiku dan juga murid-muridku yang tersimpan atau terdokumentasikan via email. 

Aku

 Buah karya: Dea Azza 

Kendal, 6/5/2020 

Aku

 Aku tak pantas disebut guru

 Tak layak dipanggil ustadzah 

Tidaklah patut dilabeli pendidik 


Aku

 Siapakah aku 

Hanya debu butiran

 Yang berterbangan bersama angin

 Siapa aku? 

Mantan calon maha guru 

Khafidhoh dalam kosongnya harapan 

Pengasuh pondok dalam mimpi 

Kini, siapa aku? 

Pemberi harapan palsu 

Perusak segala kenyamanan 

Pelari kenyataan pahit 

Pembalap jalan n berliku

----------------------------

SEBONGKAH RINDU

Karya: Dewi Azzahroh

 

Tiga bulan telah berlalu

Masa penantian buah hatiku

Di saat itu pulalah aku harus menahan rindu

Pada mereka para pencari ilmu

Yang tinggal di penjara suci itu

 

Rindu ini Kalis

Kampa demi kampa terus terasa

Hasrat untuk segera berjumpa

Kalbu mengajakku meneteskan air mata

Karena terlalu berat menahan rindu di dada

 

 

Mala selalu terasa

Membuat masyghul diri

Menembus matrik akal manusia

Ini bukan sebuah ilusi

Dari seorang kimpoidra

 

Wahai murid-murid

Terimalah sebongkah rindu

Dariku untukmu

 

 

BIODATA NARASI

Dewi azzahroh namaku. Usiaku kini 26 tahun. Aku masih bermimpi menjadi penulis buku. Hobiku menulis. Aku adalah seorang guru di yayasan Darul Muqorrobin. Jika kalian ingin menghubungiku bisa lewa FB dewi azzahroh/ wa 089670048802/ email: azzahrohd@gmail.com

 =========================================================================

GURU 

Karya:MuhammadRaditAditya

Guru

kau pahlawan tanpa tanda jasa 

Mengabdi untuk Negara 

Membagi ilmu untuk kami 

Denganpenuhkesabaran

 Wahaiguruku 

Engkaulah

cahayapelita 

Penerangdidalamkegelapan 

Kaulah pahlawantanpatandajasa 

Yangtakmengharapkanbalasjasa 

Kaumengajarikusemua 

Ketertiban,kesopanan,sertatanggungjawab

Berkatusahamumendidikku 

Akusanggupmengetahui 

Apayangsebelumnyatakkuketahui 

Terimakasihguruku Atassemuausahamu 

Takakankulupakansemuajasamu 

Engkaulahcahayapelitaku 

Gurukupahlawanku 


NamakuRadit.Akududukdikelas3SMPDarulMuqorrobin.RumahkudiSingorojo-Kendal.

========================================================================= 

Hujan Rindu

Oleh: Dea Azza

Awan hitam pekat merangkak

Di atas langit berarakan

Sambil menjatuhkan air hujan

Ke bumi tempat ku dilahirkan

Tetesan-tetesan air hujan  sedang bertasbih

Mereka juga bertahmid

Bersyukur atas berkurangnya pandemi

Di awal bulan Juli

Dari depan rumah ku memandang jauh

Terbersit bayang-bayang yang sangat kurindu

Teman sejawat dan santri-santriwatiku

Mereka melambaikan tangan padaku

Lalu ku berjalan menuju ruang mimpi

Datang kawan-kawan lama pejuang skripsi

Kami mengambil gambar diri

Sayangnya semua hanya ilusi

===========================================================

Merah Putih

Negeriku kebanggaan ku

Janganlah kau menangis sayang

Kau adalah pemberani sejati

Pemilik cita-cita suci

Berjuang demi perdamaian dunia yang abadi

 

Negaraku, tanah air tercinta

Kau pasti bisa melewati ini semua

Musibah, bencana hingga pandemi Corona

Semua akan hilang secepatnya

Berharap secepat kilat menyambar

 

Bangsaku bangsa yang besar

Merah putih teruslah kau berkibar

Buktikan kalau kau sangar

Semua musuh kan berusaha menghindar

Karena api perjuangan kan selalu berkobar

 

Indonesia tetaplah jaya

Indonesia teruslah kokoh berdiri

===============================================================

SEJUTA KENANGAN 

Bagus Ahmad Nugroho 

Dikau Sukar mengakar ke dalam berbinar Menggelegar laksana badai halilintar Mendayu dalam sendu Mengalun teduh nan syahdu Insan bak beradu dalam lautan rindu Layaknya penggugah hati Terbelenggu merintih Tersenyum menanti Menipis paras rintangan Biarpun datang tak berawan Tak sekedar berupa bayangan Terbesit pula sejuta kenangan Dalam bangunan tua menawan Bersinar semu bagai rembulan Tak hanya kata Tak hanya nada Begitupun rasa Tak bisa kutampakkan Tak mampu kulukiskan Meski jarak ruang memisahkan Meski detik waktu meninggalkan Kau kan selalu jadi dambaan Bagi sang penjaga jalanan Yang haus akan samudra kerinduan

======================================

COVID-19

Oleh: Dea Azza

Jauh sebelum kau datang

Indonesia rukun, aman, damai, dan tentram

Tak jauh dari harapan dan suka cita Mendalam

Menapaki hari tanpa kewaspadaan


Namun kini semua berubah

Kami harus diam di rumah

Demi keselamatan Indonesia ramah

Menanti hilangnya wabah


Dulu mudah tuk berjumpa

Kini sebatas dunia Maya

Dahulu dapat berbagi langsung

Sekarang via aplikasi saling terhubung

23/4/2020

=======================================================================

Secangkir Kenangan

Bagus ahmad nugroho

Dinginya malam siratkan pesan

Hening yang dititipkan

Sepi yang ditinggalkan

Pada hitam secangkir kenangan

Ah, betapa…

Kebersamaan itu…

Persaudaraan itu…

Ah, betapa…

Senda sendu itu…

Canda tawa itu…

Seduh kembali secangkir kenangan

Perlahan nikmati dan rasakan

Hingga menjelang subuh masih berdiri

Mendingin,... Rindu ku teguk sendiri

 

 

Kediri , 2019

 

 

 

 

 

 

 

 

Biodata Narasi

Bagus ahmad nugroho adalah namaku. Hobiku membaca dan menulis. Email:ba9512033@gmail.com. wa  08883944601 atau follow instagram @guzsahmad_n. Aku masih bermimpi untuk menjadi penulis buku Terkadang aq takut bicara untuk mengungkapkan sebuah rasa, namun lewat senja dan hujanlah aku mengutarakanya, karna bagiku mereka adalah inspirasiku, kehidupanku dan magic hourku.

 

Bagus Ahmad N.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

selasa membara 7 april 2026

 allahumma yaa kaafiyal balaa', ikfinal balaa' qobla nuzuulihi minassamaa'. ya allah y Allah ya Allah . dapat buku dan kaos give...