ANALISIS JURNAL Dr .Nur khoiri,M.A
REVITALISASI DAN OPTIMALISASI MANAJEMEN MADRASAH SEBAGAI PENDIDIKAN ISLAM MENUJU PENDIDIKAN ALTERNATIF
JURNAL BY: MR. NUR KHOIRI, M.A
ANALIZED BY: DEWI AZZAHROH
Problem mendasar yang dihadapi pendidikan islam madrasah,sampai saat ini adalah ketidak berdayaanya untuk memanifestasikan kondep dasarnya Dlam bentuk yang konkret di tengah persaingan global.Latar belakang diankatnya tulisan karena menajemen madrasah yg belum baik terencana sementara tututan dan persaingan sekolah semakin berkembang pesat Apalagi madrasah sebagi sekolah yang bermuatan agama seharusnya memiliki nilai plus untuk mendidik anak dengan sentuhan religeus\spiritual sehingga senang harus mengambil peran dan secara otomatis harus memperbaiki sistem dan manejemem madrasah menurut adbul wahid bahwa kelemahan di bidang menajemen boleh dibilang merupakan penyakit yang menjangkit sebagian besar madrasah.
Perdanaan terbatas lemahnya sumber daya manusia dan minimnya pengetahuan tenteng organisasi dan tatakerja , merupakan beberapa penyebab saling kait- mengait. Beberapa langkah menajemen moem; ;planing ,organizing,staffing,controlling dan evaluating. Belum bisa berjalan secara tertib di madrasah. Dikarenakan keterbatasan –keterbatasan tersebut, sering kali menajemen madrasah bercirikan’’illahi ta’ala’’ sehinnga beberapa orinsip menajemen yang baik seperti ; optimalisasi kemampuan sekolah (capacity building0.keterbukaan khususnya dalam adminitrasi keuangan (transparency dan akuntabilitas (accoutability0 sering kali macet.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas sangat perlu dalam pengelolaan pendidikan madrasah. Peningkatan kualitas ini dalam rangka meningkatkatkan kulalitas pendidikan madrasah dan persiapan tenaga-tenaga yang berkualitas sampai pada penyediaan fasilitas-fasilitas pendidikan lainnya. Selain itu, pengembangan inovasi dan kreativitas serta membangun jaringan harus dilakukan.
TQM adalah filosofi komprehensif dari kegiatan organisasi, khususnya organisasi pendidikan. Tujuan fundamental dari TQM adalah memperbaiki mutu, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi biaya. Dapat kita lihat biaya di banyak sekolah dewasa ini sangatlah mahal. Khususnya sekolah swasta yang menawarkan berbagai macam program unggulan. Begitu juga halnya pada Madrasah. Sehingga banyak siswa/i yang tidak mau meneruskan sekolah di Madrasah. Kini Madrasah justru dijauhi. Padahal idealnya Madrasah itu harus didekati dan membuat orangtua murid mendekat dan menyekolahkan anaknya disana.
Pemberdayaan Kelembagaan Pendidikan Madrasah dapat dimulai dari mutu pembelajaran, standar mutu, dan kepemimpinan visioner yang mana difokuskan pada atasan. Kepala Sekolah/Madrasah secara kuat harus memiliki kemampuan untuk mempengaruhi bawahannya. Ia harus memiliki kemampuan untuk meyakinkan bawahannya semaksimal mungkin untuk menjalankan vixi dan misi sekolah/ madrasah.
Madrasah telah banyak berjasa dalam melahirkan cendekiawan-cendekiawan muslim Indonesia, mereka umumnya berangkat dari latarbelakang pesantren yang menyediakan pendidikan madrasah. Darul Muqorrobin contohnya, sebagai sekolah yang memiliki Madrasah dan berada dalam lingkungan pesantren seharusnya lebih dilirik oleh para orangtua dan stakeholder.
Dengan demikian, pendidikan madrasah yang mengintegrasikan ilmu dan meniadakan dikotomi ilmu, akan memiliki prospek yang cerah dan akan menjadi salah satu pendidikan alternatif karena masyarakat sekarang cenderung ketakutan terhadap kemerosotan dan hilangnya roh-roh agama dan moralitas dalam hidup anaknya. Sehingga dewasa ini masyarakat masih mempercayai agama sebagai penawar untuk segala penyakit yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Prospek madrasah yang akan dijadikan sebagai pendidikan alternatif oleh masyarakat tentunya harus diikuti oleh pembaharuan atau peningkatan-peningkatan atau kemauan pasar dengan mengikuti perkembangan zamaz. Sehingga peserta didik dalam lembaga pendidikan madrasah akan siap bersaing dan bahkan lebih unggul dengan menunjukkan ciri khusus madrasah dibandingkan dengan lembags-lembaga yang lain, dari sini madrasah akan dipandang sebagai lembaga yang patut diperhitungkan karena madrasah bukan hanya lembaga yang menyajikan aspek kecerdasan spiritual (afeksi), namun juga menyajikan kecerdasan otak (kognitif), serta aspek psikomotorik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar