Senin, 05 Mei 2025

Sigit susanto, salah satu motivator literasi

 

Awalnya aku tidak mengenal siapa itu pak Sigit Susanto. tapi kini aku mengenalnya. meskipun baru satu kali bertemu di rumah beliau yang sangat sejuk, tapi aku merasakan gejolak semangat untuk menebar benih-benih literasi beliau kepada kaum muda sangatlah luar biasa.
tahun 2023 aku nekat mengikuti kendal puisi award yang diadakan oleh beberapa komunitas literasi se kab. Kendal. Hasilnya sudah barang tentu aku kalah. tapi aku bahagia karena titik tersebutlah yang membuatku memiliki keluarga sastra kini.
Di WAG kendal puisi award ada salah satu anggota bernamakan sigit susanto. beliaulah penggagas jemuran puisi. satu kata untuk beliau adalah awesome. Di grup beliau berjanji akan mengirim kartu pos langsung dari sana. Aku pun tak tahu dimana itu. Gran Canaria-Playa del Ingles,begitulah tulisan di bagian depan kartu pos dengan gambar cantik gurun dan pepohonan kurma. Sedangkan di bagian belakang kartu pos tersebut bertuliskan stilo postal canaria,S.L.U. Bermateraikan Las Palmas C tarifa ESPANA Correos yang aku sendiri lagi-lagi tidak tahu harganya.Beginilah isi kartu pos dari beliau untukku:
to: dewi azzahroh, dilanjutkan dengan alamat.
By:airmail
Dewi, matur nuwun telah meramaikan poesie kendal terus menulis salam Sigit+Claudia.

Singkat, padat, jelas, dan memiliki banyak makna. kini di tahun 2025 saat aku beruntung mendapatkan hadiah buku dari Give away yang diadakan akun pbsiupgris pada instagramnya, aku merasa lebih dekat mengenal beliau. Beliaulah penggagas buku Seratus tahun kafka,kumpulan Esai.

Sigit Susanto lahir di Kendal pada tanggal 21 Juni 1963 ia tamatan akaba 17 UNTAG Semarang sejak bulan April tahun 1996 ia menetap dengan istrinya Claudia beg warga Swiss di kota zug suitzerland.

Beliau telah 5 kali mengkhatamkan membaca novel Ulysses karya James Joice pada reading group di james joyce pada reading group joyce foundation Zurich selama 15 tahun (2016-2021).
Beliau adalah salah satu pendiri dan moderator apresiasi sastra (APSAS). Beliau juga salah satu pendiri komunitas lereng Medini di Boja Kendal. Pak Sigi Susanto merupakan pendiri dan pemilik perpustakaan Pondok Maos guyub di Boja Beliau juga koordinator jemuran puisi di pinggir danauzuk Swiss setiap Musim Panas sejak tahun 2011 hingga tahun 2019 selama 28 tahun tinggal di Swiss ia bersama istrinya telah melancong ke-44 negara sejak pensiun 2023 ia tinggal di Indonesia dan Swiss.

Diantara karya-karya beliau yaitu sosialisme di Kuba novel Pegadaian menyusuri lorong-lorong Dunia 1 menyusuri lorong-lorong dunia 2 menyusuri lorong-lorong dunia 3 kesetrum cinta buku puisi jejak-jejak yang tertinggal novel Si Bolang dari Baon.
Dan karya-karya terjemahan beliau dari bahasa Jerman di antaranya ada novel proses karya Frans Kafka Surat untuk Ayah Karya metamorfosis karya percakapan dengan kasta karya Gustav Janouch serta noveled Catur Karya Stefan Zweig yang sedang dalam proses penerbitan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DEA MASUK BERITA, INSPIRATIF KATANYA

Ini ceritaku. awalnya aku memiliki teman baru bernama fani dari komunitas baru kendal book circle. dari situ, kita saling berkirip pesan via...