Rabu, 21 Mei 2025

puisi "di ambang maut"

 DI AMBANG MAUT      

dea azza

 Kamar ustadzah PPP. Darul Muqorrobin, 27032018, 01.00 PM


Bila raga tak kuat menampung jiwa

Mata tak lagi dapat menatap dunia

Hidung tak bisa mencium oksigen di udara

Kaki tak lagi berjalan sesuai petunjukNya

Tangan tak berbagi pada sekitar

Maka syahadat lafadz terakhir yang keluar dari bibir pendosa

Tubuh jatuh sakit

Rasa dingin melilit

Fikiran negative terbesit

Badan tak mempertahankan ruh sejati

Lidah sukar ucapkan selamat tinggal pada yang disayangi

Maafkan daku

Ampuni dosaku

Hamba bersimpuh padaMu

Yang Maha Satu

Hapus dosa-dosaku

Dan titik-titik aibku

Aku tidak takut berpisah dengan dunia

Hanya resah akan minim bekal yang kubawa

Untuk menemui Tuhan di alam kekal slamanya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DEA MASUK BERITA, INSPIRATIF KATANYA

Ini ceritaku. awalnya aku memiliki teman baru bernama fani dari komunitas baru kendal book circle. dari situ, kita saling berkirip pesan via...