MOM IS THE BEST CREATURE
Ibu adalah orang hebat yang ada dalam kehidupan kita. “Mom Is The Best Creature”, Ibu adalah makhluk terbaik. Makhluk yang diciptakan Allah SWT sebagai pelindung dan sumber kasih sayang tiada tara. Ibu akan melakukan segala hal demi kelayakan hidup seluruh buah hatinya dan keharmonisan keluarganya.
Berbicara tentang Ibu tidak akan pernah ada habisnya. Ia adalah malaikat tanpa sayap yang bertelapak kaki surga. Ia bagaikan bidadari/ ibu peri yang sangat baik hati. Ia manusia yang memiliki kesabaran luar biasa. Ia merupakan orang yang akan menemanimu dari titik terendah sampai titik tertinggi kalian. Ia adalah makhluk tak tergantikan. Ia juga sumber inspirasi kehidupan.
Keistimewaan seorang Ibu dalam Islam diantaranya adalah terdapat pada Do’a. Do’a Ibu bisa mengantarkan putra- putrinya ke surga dan bisa mengubah nasib mereka di dunia. Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa ada 3 do’a yang dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak diragukan lagi, yaitu: 1. Do’a kedua orangtua terhadap anaknya, 2. Do’a musafir (orang-orang yang sedang dalam perjalanan), dan 3. Do’a orang yang didzhalimi (HR. Al Bukhari). Maka sayangilah ia dan bahagiakan ia selagi kalian mampu.
Di dalam kitab suci Al Qur’an, Ibu menempati posisi yang mulia. Banyak sekali ayat Al Qur’an yang berkaitan dengannya. Mulai dari kemuliaanya hingga perintah untuk menghormati dan menyayanginya selalu, sehingga seorang anak diwajibkan untuk bersikap hormat kepada Ibu terlebih dahulu kemudian kepada Ayah. Hal ini senada dengan hadits riwayat Al Bukhari dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiyallhu ‘anhu, beliau bertanya kepada Nabi SAW, “Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?”. Nabi menjawab: “Ibumu”.”Lalu siapa lagi”. Nabi menjawab: “Ibumu”. “Lalu siapa lagi?”. Nabi menjawab: “Ibumu”. “Lalu siapa lagi?”. Nabi menjawab:”Ayahmu, lalu yang dekat setelahnya dan setelahnya”. Maka dari itu, berbakti kepada Ibu merupakan salah satu amalan utama dan sangat dianjurkan dalam Islam.
Mengapa kita harus terus-menerus menghormati Ibu?Karena pengorbanannya terlalu besar, kita tidak akan mampu membalas semua pengorbanan dan jasanya. Apa yang ia curahkan kepada putra-putrinya tidak pernah sekalipun ia berharap untuk dihargai. Ia sangat tulus dalam merawat, mendidik, dan membesarkan anak-anaknya. Masih ingatkah kalian saat sebelum lahir ke dunia? Ibu mengandung kita dengan susah dan payah yang tidak Ia ungkapkan. Ia jalani aktifitas kesehariannya bersama perut yang membesar selama 9 bulan dengan tangguh. Ia menahan sakit dan mual demi terjaganya janin dalam kandungan. Ia selalu memastikan calon bayinya baik-baik saja. Pada akhirnya, saat yang paling menegangkan tiba. Saat dimana kalian melihat dunia fana’. Kita semua mengerti bahwa moment melahirkan adalah detik-detik seorang Ibu bertaruh nyawa. Ia berada diantara dua kemungkinan, yaitu hidup dan mati.
‘Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. QS. Maryam ayat 23’.
Sejatinya manusia akan senantiasa melibatkan seorang Ibu. Maka sepantasnya kita mengormati Ibu sebab derajat Ibu di sisi Allah SWT sangatlah tinggi. Allah SWT berfirman di dalam Al Qur’an tentang kepentingan menghormati ibu dan bapak dalam surat An Nisa’ ayat 36 yang artinya: “Sembahlah Allah, janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu pun dan berbuat baiklah kepada kepada kedua orangtuamu (Ibu dan Bapak)”.
Written by: Dewi Azzahroh, S. Pd.I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar