Sungguh sedih melihat keadaan pedagang mainan. Namun aku hanya bisa mendoakan. Bagaimana ya cara membantu mereka? iklan kah di facebook? atau aku harus mereview toko mereka satu per satu di instagram?
pedagang mainan kalah dengan pedagang mainan. pedagang mainan kalah dengan telepon genggam. telepon genggam menduduki tahta tertinggi kawan anak muda zaman kini.
pernah terbersit dalam fikiran untuk membelikan anak-anak mainan di pedagang mainan setiap minggunya. Tapi melihat dan berkaca dari segala keadaanku, aku pun mengurungkan niat itu. membelikan mainan adalah jika terpaksa. contohnya, saat pergi bersama anak-anak lalu dia sudah merengek minta beli mainan di depan khalayak ramai. agar aku tidak malu, aku pun membelikannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar